Wawfakta.com | Istilah negara boneka merupakan bentuk sebuah daerah yang kedaulatan nya hanya diakui secara de-facto akan tetapi negara tersebut masih dibawah kekuasaan negara utama dan singkatnya negara boneka adalah negara palsu yang memiliki tujuan tertentu.
Istilah negara boneka pun pernah terjadi di Indonesia, pada zaman penjajahan Belanda, bangsa Indonesia pernah di pecah belah dalam bentuk negara boneka yang membuat rakyat tidak satu padu untuk melawan mereka (Penjajah), dengan akal licik berikut ada 6 negara boneka di Indonesia

Dibentuk pada tahun 1948 setelah Belanda melakukan serangan penuh di daerah seumatra selatan pada tanggal 21 juli 1947 dan menguasai daerah tersebut hingga akhirnya Belanda membuat negara bernama Negara Sumatera Selatan. Dan alasan dibentuknya negara boneka adalah adanya sumber daya alam dan negara ini pun berakhir pada tahun 1950.

Tidak lama setelah dibentuknya negara Indonesia timur kemudian dibentuk lagi negara boneka dengan nama Negara Sumatera Timur pada tahun 1947 yang bertujuan menguasai ladang minyak serta perkebunan yang ada di daerah tersebut oleh Belanda. Pada saat terbentuk di kepala negarai oleh Tengku Mansur.

Negara bentukan Belanda pada tahun 1949 atas perintah Van der Plas untuk menguasai Jawa Timur, saat itu negara madura meliputi Madura dan beberapa pulau kecil lain nya. Dipimpin oleh R.A.A Tjakraningrat dan bubar pada 19 maret 1950.

Muncul pada tahun 1948, adalah buntut panjang dari serangan 10 November di Surabaya, saat itu Negara Jawa Timur dipimpin oleh R.T.P Achmad Kusumonegoro Belanda beberapa kali melakukan Agresi Militer di Jawa Timur pada tahun 1948. Agresi ini akhirnya berakhir setelah terjadi kesepakatan pada persetujuan Roem-Royen di tahun 1949. Saat Konferensi Meja Bundar memberikan Indonesia kedaulatan, Negara Jawa Timur bergabung dalam NKRI.

Istilah negara boneka pun pernah terjadi di Indonesia, pada zaman penjajahan Belanda, bangsa Indonesia pernah di pecah belah dalam bentuk negara boneka yang membuat rakyat tidak satu padu untuk melawan mereka (Penjajah), dengan akal licik berikut ada 6 negara boneka di Indonesia
1. Negara Indonesia Timur
Negara Indonesia Timur ini dibentuk pada tahun 1946 hingga 1950 dan negara boneka pertama yang dibuat oleh Belanda di Indonesia yang di kepala negarai oleh Tjokorda Gde Raka Soekawati, meliputi Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara dan resmi pada tahun 1946 yang di dasari pada konferensi Malino dan Konferensi Denpasar. Negara ini pun tidak bertahan lama hingga bubar tahun 1950 dan ikrar setia kepada NKRI.2. Negara Sumatera Selatan

Dibentuk pada tahun 1948 setelah Belanda melakukan serangan penuh di daerah seumatra selatan pada tanggal 21 juli 1947 dan menguasai daerah tersebut hingga akhirnya Belanda membuat negara bernama Negara Sumatera Selatan. Dan alasan dibentuknya negara boneka adalah adanya sumber daya alam dan negara ini pun berakhir pada tahun 1950.
3. Negara Sumatera Timur

Tidak lama setelah dibentuknya negara Indonesia timur kemudian dibentuk lagi negara boneka dengan nama Negara Sumatera Timur pada tahun 1947 yang bertujuan menguasai ladang minyak serta perkebunan yang ada di daerah tersebut oleh Belanda. Pada saat terbentuk di kepala negarai oleh Tengku Mansur.
4. Negara Madura

Negara bentukan Belanda pada tahun 1949 atas perintah Van der Plas untuk menguasai Jawa Timur, saat itu negara madura meliputi Madura dan beberapa pulau kecil lain nya. Dipimpin oleh R.A.A Tjakraningrat dan bubar pada 19 maret 1950.
5. Negara Jawa Timur

Muncul pada tahun 1948, adalah buntut panjang dari serangan 10 November di Surabaya, saat itu Negara Jawa Timur dipimpin oleh R.T.P Achmad Kusumonegoro Belanda beberapa kali melakukan Agresi Militer di Jawa Timur pada tahun 1948. Agresi ini akhirnya berakhir setelah terjadi kesepakatan pada persetujuan Roem-Royen di tahun 1949. Saat Konferensi Meja Bundar memberikan Indonesia kedaulatan, Negara Jawa Timur bergabung dalam NKRI.
5. Negara Pasundan

Jika negara boneka lain nya dibentuk untuk kepentingan Belanda, maka Negara Pasundan memiliki misi untuk menjaga kepentingan Indonesia saat itu bahkan Indonesia memberikan fasilitas pemilihan pemimpin negara Pasundan dan terpilihlah Wiranaskusuma yang sangat setia terhadap Indonesia. Akhirnya pada 8 Maret di rumah presiden diputuskan jika Negara Pasundan resmi bubar dan kembali bersatu dengan Republik Indonesia.


