iklan disini

Sejarah ninja yang pernah menyerang bangsa Indonesia, sasaran nya para ulama


Kembali ke tahun 1998 lalu, Jawa Timur pernah jadi tempat paling mencekam. Kala itu, jangankan keluar malam, setelah maghrib saja orang-orang sudah menutup rapat-rapat rumahnya. Ya, mereka takut jika beraktivitas di luar nyawanya terancam oleh pembunuh yang kala itu populer dengan nama Ninja.

Kejadian ini sendiri berawal dari isu tentang dukun santet yang menebarkan keresahan. Sebuah versi mengatakan jika para Ninja ini diutus pihak tertentu untuk membunuhi para dukun tersebut. Hal ini juga tersirat dalam sebuah pesan radiogram yang dikeluarkan oleh Bupati Banyuwangi saat itu, HT. Purnomo Sidik. Isinya adalah menghimbau kepada para aparat pemerintah untuk mendata orang-orang yang diduga memiliki ilmu hitam.

Karena kurangnya strategi, akhirnya radiogram ini pun bocor ke publik. Alih-alih dilaporkan ke pejabat setempat, orang-orang yang diduga dukun justru dihabisi sendiri oleh masyarakat. Kejadian ini terus berlarut-larut hingga akhirnya muncul sosok Ninja di tengah-tengah konflik tersebut.


1. Sasaran Ninja yang Ternyata Bukan Dukun

Beragam opini masyarakat tercipta tentang sosok Ninja ini. Ada yang mengatakan jika mereka ditugaskan untuk menghabisi para dukun. Namun pada kenyataannya justru berkebalikan. Korban berjatuhan malah dari kalangan ulama dan guru-guru ngaji. Banyuwangi jadi kota pertama akan kejadian ini. Ketika masa mencekam ini, dalam sehari paling tidak ada 2 orang yang mati dibunuh, dan dipastikan mereka adalah orang-orang yang lurus agamanya.

Wabah Ninja ini makin mencekam ketika ternyata targetnya tidak melulu orang-orang alim. Di beberapa kejadian, korbannya justru masyarakat sipil termasuk para tokoh terpandang di masyarakat. Fenomena Ninja ini pun jadi semacam ancaman serius di Jawa Timur, terlebih daerah operasinya mulai melebar ke beberapa kota. Mulai Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, sampai Malang. Menurut tim investigasi swadaya dari organisasi masyarakat, jumlah korbannya sendiri sudah mencapai 147 orang di Banyuwangi saja.


2. Simpang Siurnya Sosok Ninja

Banyak saksi mata yang mengatakan jika sosok Ninja ini benar-benar seperti yang ada dalam film-film Jepang. Berupa sosok yang berpakaian hitam-hitam dan memakai cadar. Versi yang lain ada pula yang menyebutkan berwarna biru. Tak hanya dari tampilan, sosok-sosok Ninja ini juga dikatakan bisa berlari sangat cepat, menghilang, bahkan melompat dari satu pohon ke pohon yang lain.

Ada yang mengatakan pula jika sosok satu ini bisa berkamuflase dengan baik. Dalam hal ini mereka berpura-pura menjadi orang gila. Fenomena orang gila ini juga jadi perhatian khusus masyarakat. Pasalnya, makin banyak saja jumlah orang gila yang muncul di tengah mencekamnya kejadian ini. Bahkan masyarakat yang katanya pernah menangkap Ninja ini mengatakan jika sosok satu itu tiba-tiba saja berubah menjadi orang gila.


3. Cara Para Ninja Bekerja

Banyak diceritakan bagaimana para ninja ini memangsa korbannya. Pertama biasanya mereka akan menandai pintu atau tembok rumah korbannya dengan tanda silang merah atau putih. Lalu eksekusinya dilakukan ketika malam harinya dengan mematikan lampu lalu membunuh targetnya. Orang-orang dulu sangat takut ketika keesokan harinya mendapati tanda ini di pintu rumah mereka. Namun tidak semua rumah mendapatkan tanda ini. Seperti yang sudah-sudah, biasanya hanya rumah milik guru-guru ngaji, imam masjid dan tokoh terpandang saja.

Cara para ninja ini membunuh juga tergolong sadis. Tak hanya dibunuh lalu ditinggal pergi, beberapa juga digantung, dipatahkan tulangnya, hingga dipenggal kepalanya. Meskipun bisa membunuh dengan taktis, nyatanya tak semua target berhasil disingkirkan oleh para Ninja. Beberapa berhasil lolos dengan melakukan perlawanan dan kemudian menceritakan kebenaran para Ninja yang sebenarnya masih jadi hal yang samar-samar di kalangan masyarakat.


4. Antisipasi Masyarakat Menghadapi Para Ninja

Masyarakat yang jengah dengan ketakutan akhirnya melakukan perlawanan. Ya, dulu Siskamling yang mati pun akhirnya digalakkan lagi. Para pria dewasa berkumpul dan berjaga sedangkan anak-anak dan wanita mengunci semua pintu dan jendela rumahnya. Cara ini sedikit membuahkan hasil dengan satu dua Ninja yang berhasil ditangkap. Masyarakat menjadi sangat waspada ketika itu. Sebagai dampaknya, mereka menganggap gagal aparat keamanan karena tak mampu meredam ancaman ini.

Tak cuma dengan berjaga tiap malam. Tindakan preventif juga dilakukan dengan menanam tanaman kelor di depan rumah untuk menangkal ilmu hitam katanya. Tak hanya menanam kelor, tiap-tiap orang bahkan para wanita juga dibekali dengan bambu kuning di tangan mereka. Konon katanya bambu-bambu ini akan membuat para Ninja akan sangat kesakitan.


5. Rumor Pengalihan Isu dan Keterlibatan Aparat

Kejadian ini pas sekali momennya dengan mundurnya mantan Presiden Soeharto. Alhasil, muncul opini-opini publik jika kejadian Ninja ini sebagai pengalih isu besar tersebut. Tujuannya sendiri tidak begitu jelas. Mungkin saja untuk mengalihkan perhatian masyarakat luas tentang bagaimana brutalnya pemerintah memperlakukan mahasiswa demonstran dulu.

Mengenai sosok Ninja sendiri, ada kabar burung yang mengatakan jika mereka adalah para aparat yang sudah terlatih. Bisa tentara atau yang lainnya. Masyarakat pun ada yang meyakini hal tersebut mengingat para Ninja ini begitu lihai dan taktis dalam melakukan misi-misinya. Orang biasa secara logika tidak mungkin bisa seperti itu. Kecuali yang sudah berlatih bertahun-tahun.

Fenomena Ninja ini pada akhirnya lenyap begitu saja. Tak ada tindakan, tak ada peradilan, atau siapa yang ada di balik kejadian mencekam ini. Kejadian ini juga sarat akan pelanggaran HAM berat menurut berbagai pihak. Kejadian ini pun jadi salah satu fenomena paling misterius yang pernah terjadi dan pada ujungnya tidak pernah terungkap.
Read More

5 ciri-ciri psikopat yang berada di sekitarmu

Wawker.com | Di dalam benak kita pasti ketika mendengar kata Psikopat akan terbesit gambaran seorang yang kejam dengan watak menyeram kan (jelek), padahal dalam kehidupan nyata ternyata pskopat itu memiliki kehidupan yang "high". Bahkan mungkin kamu sendiri tidak menyadari bahwa dia adalah pskopat !

5 ciri-ciri psikopat yang berada di sekitarmu
5 ciri-ciri psikopat yang berada di sekitarmu

Berikut 5 ciri-ciri pskopat yang berada di sekitarmu :

1. Mereka memiliki kharisma dan berpenampilan keren

Perlu diketahui bahwa sosok psikopat tidak berpenampilan urak-urakan, bahkan mereka memiliki kharisma dan berpenampilan menarik, terutama di untuk mata lawan jenis. Seorang pskopat mampu membuat lawan bicaranya tertarik dan mempengaruhinya dengan mudah. Dan banyak pskopat adalah mereka dari kalangan pebisnis.

5 ciri-ciri psikopat yang berada di sekitarmu
5 ciri-ciri psikopat yang berada di sekitarmu

2. Tidak ada kata menyesal dalam hidup Psikopat

Ketika kamu memiliki teman yang setiap saat kamu perhatikan tidak memiliki rasa penyesalan atau bersalah ketika berbuat sesuatu maka itu adalah tanda ia merupakan seorang psikopat dan kamu harus sedikit waspada karna mereka tidak akan segan-segan melukaimu.

Mereka tidak mau bertanggung jawab setelah menyakiti perasaan orang lain dan justru mereka suka menyalahkan orang lain atas kesalahan mereka sendiri.

3. Arogan

Seperti pembahasan di atas bahwa Psikopat itu tidak memiliki rasa menyesal atau bersalah, dan selain itu mereka juga arogan, seornag psikopat memiliki pemikiran bahwa mereka layaknya orang penting uga cenderung sering berkata pada orang lain soal potensial dan kemampuan mereka dengan begitu percaya diri dan arogan

4. Suka mengambil risiko besar

Psikopat sangat suka berbohong, berbuat curang dan mencuri apapun milik orang lain asal mereka senang dan membuat mereka aman untuk kedepan nya. Untuk itu mereka terkadang tidak sungkan untuk mengambil risiko untuk apa yang dikerjakan nya asal itu sesuai dengan rencana nya.

Rencana mereka akan sangat baik, teratur dan bahkan tak meninggalkan bukti. Psikopat cenderung sangat cerdas. Dan itulah yang membuat mereka menjadi pintar untuk bersandiwara.

5. Mereka pintar memanipulasi pikiran lawan bicara.

Ciri Psikopat lain nya adalah mereka mampu meniru mimik emosi lawan bicara walaupun mereka tidak bisa mendeteksi emosi lawan bicaranya, ketika berbicara atau saat berbohong pun itu terjadi sangat natural tanpa di curigai.

Psikopat sangat pintar untuk memanipulasi emosi lawan bicaranya. Ia sangat pintar untuk memuji lawan bicaranya yang nantinya akan berakhir dengan rayuan untuk melakukan hal-hal yang tak biasanya mereka lakukan. Tak jarang psikopat biasanya juga pintar untuk menarik simpati dengan cerita-cerita menyentuh yang menguras air mata.
Read More

Heboh, mayat ini terbang untuk menunjukkan siapa pembunuhnya (Video Nyata)

Wawfakta.com | Aneh tapi nyata itulah yang terjadi dalam sebuah kejadian di desa bernama Kosar, pantai gading. Sebuah keranda yang berisikan mayat tiba-tiba menolak untuk dihantarkan ke liang lahat karena "ada urusan" yang belum selesai dengan warga.


Teryata mayat tersebut belum rela meninggalkan bumi karena ia dibunuh secara tragis, peristiwa aneh pun terjadi dimana si mayat berputar-putar mencari rumah pembunuhnya dan menunjukan kepada warga rumah pembunuhnya.

Berikut video yang beredar di Youtube

Read More

6 negara yang pernah didirikan oleh Belanda di Indonesia

Wawfakta.com | Istilah negara boneka merupakan bentuk sebuah daerah yang kedaulatan nya hanya diakui secara de-facto akan tetapi negara tersebut masih dibawah kekuasaan negara utama dan singkatnya negara boneka adalah negara palsu yang memiliki tujuan tertentu.


Istilah negara boneka pun pernah terjadi di Indonesia, pada zaman penjajahan Belanda, bangsa Indonesia pernah di pecah belah dalam bentuk negara boneka yang membuat rakyat tidak satu padu untuk melawan mereka (Penjajah), dengan akal licik berikut ada 6 negara boneka di Indonesia

1. Negara Indonesia Timur

Negara Indonesia Timur ini dibentuk pada tahun 1946 hingga 1950 dan negara boneka pertama yang dibuat oleh Belanda di Indonesia yang di kepala negarai oleh Tjokorda Gde Raka Soekawati, meliputi Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara dan resmi pada tahun 1946 yang di dasari pada konferensi Malino dan Konferensi Denpasar. Negara ini pun tidak bertahan lama hingga bubar tahun 1950 dan ikrar setia kepada NKRI.


2. Negara Sumatera Selatan



Dibentuk pada tahun 1948 setelah Belanda melakukan serangan penuh di daerah seumatra selatan pada tanggal 21 juli 1947 dan menguasai daerah tersebut hingga akhirnya Belanda membuat negara bernama Negara Sumatera Selatan. Dan alasan dibentuknya negara boneka adalah adanya sumber daya alam dan negara ini pun berakhir pada tahun 1950.


3. Negara Sumatera Timur





Tidak lama setelah dibentuknya negara Indonesia timur kemudian dibentuk lagi negara boneka dengan nama Negara Sumatera Timur pada tahun 1947 yang bertujuan menguasai ladang minyak serta perkebunan yang ada di daerah tersebut oleh Belanda. Pada saat terbentuk di kepala negarai oleh Tengku Mansur.


4. Negara Madura




Negara bentukan Belanda pada tahun 1949 atas perintah Van der Plas untuk menguasai Jawa Timur, saat itu negara madura meliputi Madura dan beberapa pulau kecil lain nya. Dipimpin oleh R.A.A Tjakraningrat dan bubar pada 19 maret 1950.

5. Negara Jawa Timur



Muncul pada tahun 1948, adalah buntut panjang dari serangan 10 November di Surabaya, saat itu Negara Jawa Timur dipimpin oleh R.T.P Achmad Kusumonegoro Belanda beberapa kali melakukan Agresi Militer di Jawa Timur pada tahun 1948. Agresi ini akhirnya berakhir setelah terjadi kesepakatan pada persetujuan Roem-Royen di tahun 1949. Saat Konferensi Meja Bundar memberikan Indonesia kedaulatan, Negara Jawa Timur bergabung dalam NKRI.


5. Negara Pasundan



Jika negara boneka lain nya dibentuk untuk kepentingan Belanda, maka Negara Pasundan memiliki misi untuk menjaga kepentingan Indonesia saat itu bahkan Indonesia memberikan fasilitas pemilihan pemimpin negara Pasundan dan terpilihlah Wiranaskusuma yang sangat setia terhadap Indonesia. Akhirnya pada 8 Maret di rumah presiden diputuskan jika Negara Pasundan resmi bubar dan kembali bersatu dengan Republik Indonesia.
Read More